Konsep
pengambilan keputusan
Model SPK – SPK kelompok
peran SPK dalam pemecahan masalah
Di susun
oleh
kiki oktavi yanes ( 43115110297)
DOSEN :
Prof. Dr. Ir. Hapzi Ali, MM, CMA
kiki oktavi yanes ( 43115110297)
DOSEN :
Prof. Dr. Ir. Hapzi Ali, MM, CMA
Selamat malam pak
tanggapan berdasarkan pengalaman empiris saya , tentang konsep pengambilan keputusan dalam organisas yang telah implementasi sim dalam aktivitas organisasi atau kegiatanya ?
tanggapan berdasarkan pengalaman empiris saya , tentang konsep pengambilan keputusan dalam organisas yang telah implementasi sim dalam aktivitas organisasi atau kegiatanya ?
Dalam manajemen, pengambilan keputusan (decision making) memegang peranan penting karena keputusan yang diambil oleh manajer merupakan hasil pemikiran akhir yang harus dilaksanakan oleh bawahannya atau organisasi yang yang ia pimpin. Keputusan manajer sangat penting karena menyagkut semua aspek . Kesalahan dalam mengambil keputusan bisa merugikan organisasi, mulai dari kerugian citra sampai pada kerugian uang. Pengambilan keputusan adalh suatu proses pemikiran dalam pemecahan masalah untuk memperoleh hasil yang akan dilaksanakan. Dan di dalam setiap perusahan yang di pegang oleh manager harus mempunyai konsep yang akan mendukung perusahan tersebut dan proses tersebut akan memajukan perusahan tersebut dalam pengalambil keputusan yang terdapat di dalam system managemen tersebut untuk menjalankan kegitaan bisnis nya yang harus di perhatikan pengambilan keputusan
1. Perencanaan, formulasi terinci untuk mencapai suatu tujuan akhir tertentu adalah aktivitas manajemen yang disebut perencanaan. Oleh karenanya, perencanaan mensyaratkan penetapan tujuan dan identifikasi metode untuk mencapai tujuan tersebut.
2.
Pengendalian, perencanaan hanyalah setengah dari peretempuran. Setelah suatu
rencana dibuat, rencana tersebut harus diimplementasikan, dan manajer serta
pekerja harus memonitor pelaksanaannya untuk memastikan rencana tersebut
berjalan sebagaimana mestinya
3. Pengambilan Keputusan, proses pemilihan diantara berbagai alternative disebut dengan proses pengambilan keputusan. Fungsi manajerial ini merupakan jalinan antara perencanaan dan pengendalian. Manajer harus memilih diantara beberapa tujuan dan metode untuk melaksanakan tujuan yang dipilih.
terdapat beberapa jenis tujuan dalam organisasi yang memberikan arah bagi pelaksanaan kegiatan maupun pengambilan keputusan, yaitu:
(a) Sasaran lingkungan, yaitu kondisi dimana suatu organisasi-organisasi lain yang terdapat pada lingkungannya
(b) Sasaran output, yaitu menunjukan bentuk dan banyaknya output yang akan dihasilkan oleh organisasi
(c) Sasaran sistem, yaitu berhubungan dengan pemeliharaan atau perawatan maintenance organisasi sendiri
(d) Sasaran produk menggambarkan karakteristik produk atau jasa yang akan diberikan kepada konsumen, sasaran ini menentukan jumlah, mutu, jenis, corak, dan karakteristik lainnya yang menggambarkan karakteristik produk atau jasa yang ditawarkan
(e) Sasaran bagian (sub unit goal) yaitu menggambarkan sasaran dari bagian atau suatu satuan unit kerja yang merupakan bagian dari unit organisasi.
jadi organisasi yang telah di implementasi di dalam system managemen yang mengerakan organisasi tersebut untuk kegiatan- kegiatan yang terdapat dalam perusahan, serta memajukan perusahan tersebut
terima kasih pak
Jelaskan dan beri contoh Sistem Pengambilan Keputusan (SPK) dan bagaimana langkag-langkah dalam pemecahan masalah (problem solving) pada suatu aktivitas bisnis.
3. Pengambilan Keputusan, proses pemilihan diantara berbagai alternative disebut dengan proses pengambilan keputusan. Fungsi manajerial ini merupakan jalinan antara perencanaan dan pengendalian. Manajer harus memilih diantara beberapa tujuan dan metode untuk melaksanakan tujuan yang dipilih.
terdapat beberapa jenis tujuan dalam organisasi yang memberikan arah bagi pelaksanaan kegiatan maupun pengambilan keputusan, yaitu:
(a) Sasaran lingkungan, yaitu kondisi dimana suatu organisasi-organisasi lain yang terdapat pada lingkungannya
(b) Sasaran output, yaitu menunjukan bentuk dan banyaknya output yang akan dihasilkan oleh organisasi
(c) Sasaran sistem, yaitu berhubungan dengan pemeliharaan atau perawatan maintenance organisasi sendiri
(d) Sasaran produk menggambarkan karakteristik produk atau jasa yang akan diberikan kepada konsumen, sasaran ini menentukan jumlah, mutu, jenis, corak, dan karakteristik lainnya yang menggambarkan karakteristik produk atau jasa yang ditawarkan
(e) Sasaran bagian (sub unit goal) yaitu menggambarkan sasaran dari bagian atau suatu satuan unit kerja yang merupakan bagian dari unit organisasi.
jadi organisasi yang telah di implementasi di dalam system managemen yang mengerakan organisasi tersebut untuk kegiatan- kegiatan yang terdapat dalam perusahan, serta memajukan perusahan tersebut
terima kasih pak
Jelaskan dan beri contoh Sistem Pengambilan Keputusan (SPK) dan bagaimana langkag-langkah dalam pemecahan masalah (problem solving) pada suatu aktivitas bisnis.
selamat
malam pak ,
penjelasan tentang system pengambilan keputusan (spk) dan bagimana langkah- langkah dalam pemecahan masalah pada suatu aktivitas bisnis ?
Sistem Pendukung Keputusan (SPK) atau Decision Support System (DSS) adalah sebuah sistem yang mampu memberikan kemampuan pemecahan masalah maupun kemampuan pengkomunikasian untuk masalah dengan kondisi semi terstruktur dan tak terstruktur. Sistem ini digunakan untuk membantu pengambilan keputusan dalam situasi semi terstruktur dan situasi yang tidak terstruktur, dimana tak seorangpun tahu secara pasti bagaimana keputusan seharusnya dibuat (Turban, 2001).
SPK bertujuan untuk menyediakan informasi, membimbing, memberikan prediksi serta mengarahkan kepada pengguna informasi agar dapat melakukan pengambilan keputusan dengan lebih baik.
penjelasan tentang system pengambilan keputusan (spk) dan bagimana langkah- langkah dalam pemecahan masalah pada suatu aktivitas bisnis ?
Sistem Pendukung Keputusan (SPK) atau Decision Support System (DSS) adalah sebuah sistem yang mampu memberikan kemampuan pemecahan masalah maupun kemampuan pengkomunikasian untuk masalah dengan kondisi semi terstruktur dan tak terstruktur. Sistem ini digunakan untuk membantu pengambilan keputusan dalam situasi semi terstruktur dan situasi yang tidak terstruktur, dimana tak seorangpun tahu secara pasti bagaimana keputusan seharusnya dibuat (Turban, 2001).
SPK bertujuan untuk menyediakan informasi, membimbing, memberikan prediksi serta mengarahkan kepada pengguna informasi agar dapat melakukan pengambilan keputusan dengan lebih baik.
Problem Solving menjadi
salah satu kriteria seseorang untuk mendapatkan kesempatan Promosi dalam sebuah
Fungsi dan Jabatan. Untuk itulah setiap Assessment akan selalu disertai
dengan Metode mencari Pemecahan Masalah (Problem Solving). Setelah
mendapatkan cara menyelesaikan sebuah masalah, akan dilanjutkan dengan menguji
kemampuan Pengambilan Keputusan (Decision Making). Terkadang seorang ahli
akan berkata “There’re no Problems just Opportunities”, namun hal ini jusru
memperjelas kondisi bahwa dia belum menemukan Akar Masalah (Root Cause)
sehingga tampak hanya menutupi stress agar terlihat optimis. Pada
akhirnya setiap Masalah harus Dipecahkan dan Keputusan harus Diambil.
Dalam pemecahan masalah dan pengambilan keputusan harus dilakukan Tahap Demi
Tahap (Step-by-Step) yakni:
Problem
Recognition
Problem
Labeling
Problem
Cause Analysis
Optional
Solution
Decision
Making
Action
Planning
Problem Recognition (Pengakuan Masalah)
Dengan
mengakui bahwa terdapat situasi yang harus diperbaiki, walaupun kondisi serius
dan sangat kritis. Jangan pula menganggap sepele sebuah permasalahan
sehingga cenderung sedikit mengabaikan potensi masalah berikutnya.
Pengakuan yang Jujur akan adanya Masalah Kecil atau Besar akan berdampak
terhadap keseluruhan proses yang akan berjalan kemudian. Individu dan Tim
perlu Mengenali dan Mengakui terdapat sebuah Gejala yang berpotensi menjadi
Masalah berkelanjutan, sedemikian Pemecahan Masalah dan Pengabilan Keputusan
dapat terwujud.
Problem
Labeling (Identifikasi Masalah)
Setelah
menyelesaikan langkah pertama, Anda perlu memiliki banyak data
pendukung masalah tersebut. Ini mungkin akan membingungkan Anda dengan
begitu banyaknya masalah dan jenis masalah yang ada. Namun identifikasi
masalah ini perlu dilakukan agar mendapat persepsi yang sama dari semua orang
walau dari sudut pandang yang berbeda. Hasil identifikasi masalah ini
agar ada sebuah Kesepakatan Bersama tentang Masalah Utama yang perlu Resolusi.
Problem-Cause
Analysis (Analisa Penyebab Masalah)
Dengan
berhasilnya Identifikasi Masalah, maka Anda akan mulai mencari Definisi Masalah
sebenarnya. Anda tidak mungkin menyelesaikan masalah secara bersamaan,
dimana hal tersebut akan sangat menguras waktu dan pikiran. Maka dengan
memilah-milah pada Langkah 2, konsentrasi dan fokus Anda terhadap Akar Penyebab
Masalah Utama makin mengerucut. Langkah ketiga ini adalah Langkah yang
Terkontrol dan Terpecahkan dan dapat menjelaskan kenapa masalah tersebut
timbul.
Optional Solution (Solusi Pilihan)
Langkah ini menggambarkan bagaimana Langkah penyelesaian masalah
dengan berbagai cara dan alternatif. Anda tentu mencari strategi
penyelesaian masalah satu untuk semua, namun daftar lengkap alternatif akan
sangat penting sebelum berlanjut pada langkah berikutnya. Carilah daftar
lengkap cara-cara yang mungkin dalam penyelesaian masalah Anda.
Decision Making (Pengambilan Keputusan)
Disini akan memungkinkan Anda memilih salah satu alternatif
solusi yang ada dalam tindakan perbaikan. Langkah ini menjadi
Filosofi Analisa dan Evaluasi, dimana Anda perlu mempertimbangkan Prioritas dan
Alternatif pilihan sehingga akan terkaji Proses yang Praktis dan Ilmiah.
Pengambilan Keputusan ini harus mendapatkan tempat dari semua pihak sehingga
dapat mengesampingkan Alternatif Solusi lainnya dari Langkah empat.
Action Planning (Perencanaan Aksi)
Sebuah Solusi tidak menjadi senjata ampuh jika hanya sebagai
wacana dan tidak terbukti dalam tindakan. Sebaik apapun solusi pilihan
bersama tidak akan berhasil tanpa adanya eksekusi. Tahapan ini memerlukan
Apa yang akan dilakukan (What to Do),
Dimana dilakukan (Where) dan Kapan dilakukan (When).
terima kasih pak
terima kasih pak
